UUI Gelar Pameran Inovasi Internasional the 1st I + Aceh 2015

| 20-01-2015   23:03:03 WIB | count view (1190)

 

 

Sebagai rangkaian kegiatan dies natalis perdana, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) akan menggelar kegiatan pameran inovasi bertaraf internasional the 1st I+ACEH 2015  (International Arts, Creativity, and Engineering Exhibition),  yang akan menghadirkan berbagai karya seni, produk kreatif dan inovatif dalam bidang teknik dari berbagai negara. Kategori yang diperlombakan antara lain,Recycling arts competition, Innovation Competition, Robotic Competition, dan hasil karya seni lainnya.

Rektor UUI Marniati MKes mengatakan, pelaksanaan pameran yang diberi nama I+ACEH 2015 ini bakal digelar di Banda Aceh pada 28-29 Maret 2015 dan mendapat dukungan sepenuhnya dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA), Romanian Inventor Forum (FIR), Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa), Malaysian Research and Innovation Society (MyRIS), International Engineering Invention and Innovation Exhibition (I-ENVEX), My-Geopolymer Society Malaysia, Universiti Malaysia Perlis, Kopertis Wilayah XIIIAcehYayasan Ubudiyah Indonesia dan Pusat Riset Universitas Ubudiyah Indonesia.

“Pameran ini sudah digagas sejak akhir tahun lalu.  Pameran ini bertujuan agar para pelajar dan mahasiswa Indonesia, khususnya kita di Aceh termotivasi untuk lebih kreatif dan inovatif,”papar Rektor UUI usai memimpin rapat panitia I+ ACEH 2015 di kampus UUI, Tibang,Banda Aceh.

Pameran  inovasi internasional  pertama di Aceh ini terbuka bagi para pelajar SMA sederajat, Mahasiswa, Dosen dan Umum dan akan digelar setiap tahunnya di Banda Aceh. Bahkan tim nasional dan internasional   dan sejumlah universitas mitra kerjasama luar negeri juga akan diundang untuk memeriahkan even pameran ini. Tim penilai (judges) dihadirkan dari sejumlah negara di Asia dan Eropa. Pendaftaran peserta ke even ini dilakukan secara online  di situs resmi I+ACEH 2015: www.iplusaceh.uui.ac.id yang dimulai pada 15 Januari nanti.

Rektor UUI juga menambahkan,  tim pemenang  pada pameran ini akan diikut-sertakan ke ajang yang lebih bergengsi, yaitu pameran eksebisi inovasi  I-ENVEX di Kuala Lumpur, Malaysia  pada April 2015. Selain pemenang utama, pameran ini juga menyediakan spesial award dari partner pendukungdan seluruh peserta akan mendapat medali (gold, silver dan bronze) dan sertifikat.  Jika menang di I-ENVEX, tim pemenang juga berpeluang untuk mengikuti pameran sejenis ke negara lainnya yaitu Korea Selatan, Taiwan dan Rumania.

Lebih lanjut, Rektor UUI mengatakan ini merupakan peluang besar bagi para pelajar, mahasiswa dan dosen untuk dapat memamerkan hasil inovasi mereka, sehingga dapat dilihat di kalangan internasional. Diharapkan kepada seluruh pelajar di Aceh untuk mempersiapkan diri berkompetisi dalam pameran ini.  I+Aceh ini merupakan even internasional kedua UUI setelah konferesi IJCIMBI 2015.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan I+ACEH 2015. Dia juga memberi apresiasi atas dukungan special partner. “Saya optimis pameran ini bisa sukses digelar nantinya, karena kita mendapat dukungan sepenuhnya dari kalangan internasional. Kita berharap ini akan membuka pandangan kita semua tentang pentingnya berkolaborasi di tingkat global untuk kepentingan membangun daerah kita,”papar Dedi.

Vice President WIIPA Dr Mustafa Al Bakri Abdullah dalam kunjungan ke UUI, Selasa (8/1/2014) menyatakan dukungannya bagi pelaksanaan kegiatan tersebut. Pihaknya bakal menyediakan award khusus bagi para pemenang pameran tersebut. Mustafa yang juga Direktur Center of Excellent Geopolymer  & Green Technology Unimap ini juga menyatakan dukungan dari University of Iasi Rumania bagi penyelenggaraan even tersebut

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof Dr Jamaluddin Idris MEd mendukung sepenuhnya pelaksanaan I+Aceh 2015.  Prof Jamal mengatakan pameran ini bisa menjadi ajang bagi kalangan perguruan tinggi di Aceh untuk memamerkan hasil riset dan inovasi mereka. Karena mungkin selama ini  hasil riset kita belum pernah ditampilkan di tingkat internasional, maka I+2015 adalah satu peluang yang bagus. Diharapkan ajang ini nantinya membuat para dosen dan mahasiswa kita di Aceh lebih termotivasi untuk menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Lebih lanjut, Prof Jamal berharap semua pihak bisa bisa ikut ambil bagian dalam pameran ini.

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email